Hargailah segala yang engkau miliki, engkau akan memiliki lebih lagi, jika engkau fokus pada apa yang tidak engkau miliki, engkau tidak akan pernah merasa cukup dalam hal apapun ***** Sebelum engkau mengeluh tentang suami atau isteri anda, pikirkanlah tentang seseorang yang memohon kepada sang Maha Pencipta untuk diberikan teman hidup ***** Kesetiaan merupakan sifat yang paling suci dari hati manusia, nikmatilah hidup engkau dengan melakukan kebaikan meskipun hal – hal kecil, karena suatu saat nanti jika menoleh ke belakang, ternyata hal – hal kecil itu tidak kecil ***** Janganlah engkau bersedih hati kecuali karena sesuatu yang akan mencelakakanmu esok di akhirat dan janganlah engkau bersenang hati, kecuali karena sesuatu yang akan menyenangkannya di alam keabadian nanti(Abdullah bin Khubaiq ***** Jika Anda tidak bisa menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik ***** Air mata cinta dan hati berbisik "mencintai sesuatu memang tidak harus memiliki tetapi mencintai Alloh yang harus kita miliki, ya Robb anugerahkanlah kami cinta yang benar dengan cara yang benar seperti yang Engkau harapkan

Ramuan Alami Untuk Sakit Gigi


Banyak tanaman yang berkhasiat bagi kesehatan gigi. Rasa yang khas dari dari cengkih misalnya, membuat tanaman ini sering dimanfaatkan. Selain cengkih, ada sejumlah tanaman lain yang memiliki khasiat serupaCengkih memiliki sifat antiseptica (antikuman), carminativa (peluruh angin), rubefaciencia (memanaskan kulit), antispasmodica (menghilangkan kejang), dan analgesik (pati rasa). Karenanya tanaman ini bisa digunakan untuk obat sakit gigi. Selain juga bisa untuk nyeri haid, rematik/pegal linu, masuk angin/mual, suara parau (serak), dan selesma.
Demikian pula dengan sirih. Tanaman yang berasal dari India, Sri Lanka, dan Malaysia ini telah dikenal sejak tahun 600 SM. Pada daunnya yang berbentuk bulat telur melebar, elips melonjong, atau bulat telur melonjong dengan pangkal berbentuk seperti jantung dan ujung meruncing pendek ini, terkandung minyak atsiri yang dapat menguap. Di antaranya yang terbesar chavicol dan betlephenol.
Aroma khas dari daun dan minyak sirih itu karena kandungan chavicol tadi. Senyawa ini memiliki daya antiseptik yang kuat dan daya bunuh bakterinya bisa sampai lima kali lipat dari fenol biasa.
Daun berukuran panjang 6-17,5 cm dan lebar 3,5-10 cm ini juga mengandung allylrocatechol, cineole, caryophyllene, menthone, eugenol, dan methyl ether. Bahkan, ia berisikan vitamin C dan alkaloid arakene yang khasiatnya sama dengan kokain.
Beberapa tulisan ilmiah juga menyebutkan, daun sirih mengandung enzim diastase, gula, dan tanin. Namun, daun muda mengandung diastase, gula, dan minyak atsiri lebih banyak ketimbang yang tua, sedangkan tanin relatif sama.
Senyawa yang membuat daun sirih mampu meredam seriawan memang belum terlacak. Yang pasti, dalam beberapa buku kuno India dan Yunani, seperti dikutip Darwis S.N., disebutkan daun yang merupakan bahan utama menginang ini memiliki sifat styptic (menahan perdarahan), vulnerary (menyembuhkan luka kulit), stomachic (obat saluran pencernaan), menguatkan gigi, dan membersihkan tenggorokan.
Berikut ini beberapa ramuan lain pereda gangguan gigi yang dihimpun dari berbagai sumber:

1. Kunyit

Ramuan 1 Siapkan kunyit satu rimpang dan minyak kayu putih secukupnya. Setelah kunyit dicuci bersih, lalu kupas. Rendam sebentar dalam minyak kayu putih, kemudian tempelkan dalam gigi yang berlubang. Lakukan hingga sakit mereda.
Ramuan 2 Siapkan kunyit 10 gram, daun dan akar serai masing-masing 50 dan 25 gr, garam dapur secukupnya. Setelah semua bahan dicuci bersih dan kunyit dipotong-potong, rebus dengan setengah liter air. Biarkan hingga air menjadi satu gelas. Minum untuk tiga kali sehari.
Ramuan 3 Siapkan kunyit 10 gram, daun meniran 50 gram, buah pinang setengah biji, garam dapur secukupnya. Setelah semua bahan kecuali garam dicuci, tumbuk hingga halus. Jangan lupa garam. Seduh dengan air panas sebanyak satu gelas, lalu saring. Bila sudah hangat, gunakan untuk kumur. Lakukan tiga kali sehari.

2. Minyak kelapa

Siapkan minyak kelapa sebanyak satu sendok teh. Rendam sejumput kapas dalam minyak tersebut, lalu panaskan di atas api selama kurang lebih 2-3 menit. Setelah agak hangat, tempel dengan kapas pada bagian gigi yang berlubang.

3. Biji cengkih

Siapkan biji cengkeh sebanyak satu genggam. Setelah disangrai, tumbuk halus hingga menjadi bubuk. Lalu, taburkan pada gigi yang sakit. Lakukan hingga sakit mereda.

4. Getah pohon kamboja

Siapkan getah pohon kamboja secukupnya, bisa diambil dari tangkai daun. Teteskan pada gigi yang berlubang atau gusi yang bengkak. Lakukan hati-hati, jangan sampai terkena gigi yang sehat. Harap hati-hati, karena getah kamboja bisa merusak gigi yang sehat.

5. Biji asam

Siapkan setengah ons biji asam. Kemudian disangrai (goreng tanpa minyak) sampai hangus. Setelah hangus, tumbuk halus menjadi bubuk. Gosokkan bubuk tersebut pada bagian gigi yang hitam atau kuning. Lakukan hingga terjadi perubahan sesuai keinginan Anda.
(Kompas, Kamis, 30 Januari 2003)
Oleh Suharso Rahman

1 comments:

Anonymous,  November 13, 2009 at 1:15 AM  

good postink..

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers

Popular Posts

KLICK AND PLAY YOUR RADIO CHANEL




RADIO MTA FM SOLO



RADIO HANG BATAM



RADIO SUARAQURAN LOMBOK



RADIO SYIAR SUNNAH JOGYA



RADIO AL MADINAH



RADIO AL MUJAHIDIN



RADIO SUARAWAHDAH



RADIO JAKARTA ISLAMIC CENTER



RADIO ANNAJIYAH BANDUNG



RADIO MQ FM BANDUNG



RADIO ANNASH JAKARTA



RADIO RODJA JAKARTA



RADIO MOESLIM JOGYA



RADIO DAKWAH SYARIAH SOLO



RADIO KAJIAN ONLINE MEDAN



RADIO MANAJEMEN HATI



RADIO AMPEL DENTA SURABAYA



RADIO HIDAYAH PEKANBARU



RADIO AL MUADZ KENDARI



SUARA MUSLIM SURABAYA



RADIO AL IMAN SURABAYA



RADIO NURUSUNNAH FM



RADIO SYIARSUNNAH FM



RADIO SALING SAPA



RADIO RASS FM JAKARTA



RADIO ABATASA FM



RADIO NURIS TANGERANG



RADIO AL HIKMAH BANYUWANGI



  ©Template by denpree creation.